Skip to main content

Disuruh Belanja Ke Warung

Oleh: Adhy SuryadiPada: Desember 31, 2019

"Toy... bantuin emak nih...." kata emak dari dapur. "Iya... sebentar mak...." jawab Otoy dari dalam kamar. Kemudian terlihat Otoy ke luar kamar sambil membetulkan kancing bajunya. Sepertinya Otoy baru selesai mandi kemudian memakai baju. "Ada apa mak?" tanya Otoy sesampainya di dapur. "Ini bantuin emak beli bumbu sama kopi gih ke warung bi Tuti." kata emak sambil nengok ke arah Otoy. Emak tampak sibuk memasak untuk makan pagi. "Beliin bawang merah seperempat, garam satu bungkus, terasi tiga bungkus, gula merah dua biji." kata emak sambil merogoh saku dasternya kemudian memberikan selembar uang dua puluh ribu pada Otoy. "Eh... tambahin tiga bungkus kopi buat abah Toy." kata emak kemudian. Otoy manggut-manggut sambil mulutnya…

Kenangan Yang Kembali

Oleh: Adhy SuryadiPada: Desember 30, 2019

Saat ini sudah masuk musim penghujan, jadi rumput-rumput di lapangan sudah mulai tumbuh dan hijau kembali. Oleh karena itu abah ngasih hadiah domba pada Otoy, karena mudah ngasih makannya tinggal dilepasin di lapangan. Pagi hari itu tampak abah dan Otoy tengah sibuk membersihkan kandang si Surti yang letaknya di belakang rumah mereka. "Toy... kotoran sama sisa makanannya bersihkan setiap hari dan buang ke lobang yang sudah abah buatin itu ya...." kata abah ngasih petunjuk cara membersihkan kandang domba. "Otoy harus rawat si Surti baik-baik, biar sehat dan nanti banyak anaknya." kata abah kemudian sambil menengok ke arah Otoy. Otoy tampak mengangguk-angguk sambil menyapukan kotoran si Surti, mengumpulkannya kemudian membuangnya ke lobang yang sudah disiapkan abah…

Sedekah Hari Jumat

Oleh: Adhy SuryadiPada: Desember 29, 2019

Selepas Jumatan, Ayut tidak langsung pulang tapi duduk dulu di teras masjid. "Ngadem dulu ah..." ujarnya dalam hati sambil ngipas-ngipas baju koko yang dipakainya karena memang hari ini matahari sangat terik memancarkan sinarnya, seperti sedang marah atas segala kerusakan yang telah manusia perbuat di bumi. Tampak seorang kakek tua keluar dari dalam mesjid, usianya sekitar 75 tahunan dan jalannya sudah agak membungkuk berjalan menuju tempat wudlu. Di tempat wudlu ada sebuah meja yang memang dipersiapkan oleh pengurus mesjid bagi jamaah untuk menyimpan bawaannya. Di atas meja tampak sebuah dus berisi roti-roti, rupanya dus itu kepunyaan si kakek. Sambil menenteng dus, si kakek tampak kembali lagi ke teras mesjid. Di ujung teras tampak si kakek menawarkan roti-rotinya ke jema…

Namanya Si Surti

Oleh: Adhy SuryadiPada: Desember 28, 2019

Hari ini wajah si Otoy berseri-seri karena hari ini abah akan ngasih hadiah ke Otoy . Namun sampai saat ini abah belum menyebutkan apa hadiahnya, tentu saja ini membuat Otoy semakin penasaran. Sambil menemani abahnya minum kopi di teras rumah, Otoy gak sabar untuk mengetahui hadiah yang akan diberikan abah. "Bah... hadiahnya apa sih? Otoy jadi penasaran nih...." tanyanya sambil garuk-garuk kepala. "Sabar kenapa Toy, nanti juga dikasih tahu...." kata emak yang datang dari dapur membawa sepiring goreng singkong kesukaan Abah. Abah hanya tersenyum sambil mengambil sepotong goreng singkong yang disodorkan emak. "Iya Toy sabar... kalau disebutin sekarang bukan kejutan dong...." "Setelah kopinya habis... kita berangkat ya...." lanjut abah sambil ny…

Hadiah Dari Abah

Oleh: Adhy SuryadiPada: Desember 27, 2019

"Halo... asalamualaikum...." terdengar seseorang berbicara ketika henpon diangkat emak. "Waalaikumsalam... iya...." "Ini abah?" emak balik nanya sama seseorang di sana. "Iya mak... ini abah... masa udah lupa sama suara abah...." "Takutnya orang yang mau nipu...." kata emak sambil nyengir. Ternyata yang menelepon adalah abah, bapaknya Otoy. "Mak... kebetulan akhir tahun ini abah dikasih libur 2 minggu sama bos." kata abah. "Jadi bisa pulang buat tahun baruan di kampung." lanjutnya kemudian. "Alhamdulillah..." timpal emak, tampak mukanya bahagia mengetahui suaminya akan pulang. Bapak Otoy namanya Husin, emak dan Otoy memanggilnya abah. Dia bekerja di kota sebagai sopir pribadi, pulangnya tidak tentu kad…

Payung Mahal

Oleh: Adhy SuryadiPada: Desember 26, 2019

Pagi itu suasana mendung karena memang sudah memasuki musim penghujan. Awan hitam tebal telah bergelayun di atas langit seperti ingin segera menumpahkan isinya, sesekali diwarnai kilatan petir dengan suaranya yang bergemuruh. Meski begitu, tampak si Otoy telah siap-siap berangkat ke sekolah yang lumayan agak jauh jaraknya, sekitar 5 kilometer dari rumahnya. Maklum sebentar lagi sekolah liburan, jadi si Otoy tetap semangat pergi ke sekolah meski hari mau hujan. "Mak... Otoy berangkat dulu...." terdengar dia berpamitan ke emaknya yang tengah sibuk di dapur. "Iya Toy... hati-hati di jalannya... " seru emaknya dari dapur. "Iya mak... asalamualaikum...." "Waalaikum salam..." Setelah mengucapkan salam, tampak dia mengayuh sepedanya ke arah pos rond…

Kaya Mendadak

Oleh: Adhy SuryadiPada: Desember 25, 2019

"Asalamualaikum... tok... tok... tok...." terdengar seseorang mengucapkan salam dan mengetuk pintu rumah. "Waalaikumsalam... sebentar...." jawab Otoy sambil bergegas menuju pintu. Ketika pintu dibuka tampak seorang bapak-bapak dengan setelan jas rapih dengan sepatu pantopel tengah berdiri di depan pintu. Bapak itu juga terlihat menenteng sebuah koper hitam dan mengenakan kacamata hitam. "Iya... mau ke siapa ya?" tanya Otoy terheran-heran. "Tidak biasanya ada tamu ke rumah...." pikirnya dalam hati. "Ma'af mengganggu, apa benar ini rumah sodara Muhamad Kasih?" bapak itu malah balik bertanya, namun dengan nada sopan. "Iy... iya... saya sendiri Muhamad Kasih... " jawab Otoy gugup. "Itu nama asli saya... tapi teman-te…